Kegiatan berlangsung di Lantai Dasar Masjid Agung Baituriddha Mentok dilaksanakan selama dua hari, yakni 7–8 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik tingkat SD se-Kecamatan Mentok dengan berbagai cabang perlombaan, di antaranya Cerdas Cermat, Dai Cilik, Tahfiz, Azan, Tartil Al-Qur’an, dan Kaligrafi.
Dalam sambutan sekaligus arahannya, Jumadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MUHASAPAI ke-IV Tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan kepada KKG PAI SD Kecamatan Mentok, panitia pelaksana, para dewan juri, peserta, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan partisipasi.
“Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat bersyukur sekali, kegiatan MUHASAPAI diselenggarakan tidak hanya sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat menjadi barometer untuk mengukur sejauh mana keberhasilan guru PAI dalam menerapkan nilai-nilai syiar Islam kepada peserta didik di sekolah masing-masing,” ujar Jumadi.
Menurutnya, kegiatan seperti MUHASAPAI memiliki nilai penting dalam membangun karakter peserta didik melalui pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai keagamaan. Selain menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan, kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan keberanian, kreativitas, sportivitas, serta semangat berprestasi sejak dini.
Jumadi berharap kegiatan MUHASAPAI dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya pada masa mendatang. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dapat dikembangkan tidak hanya pada tingkat Kecamatan Mentok, tetapi juga berlanjut ke tingkat Kabupaten hingga Provinsi sehingga semakin banyak peserta didik yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan prestasinya.
“Kepada peserta yang menjadi juara pada kegiatan ini, saya berharap untuk terus berlatih. Jangan cepat berpuas hati, terus gali kemampuan dan tingkatkan potensi diri,” pesan Jumadi.
Menutup sambutannya, Jumadi mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dari berbagai cabang perlombaan MUHASAPAI ke-IV tingkat SD se-Kecamatan Mentok. Ia berpesan agar para juara tidak cepat merasa puas dan tetap rendah hati, sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati.
“Teruslah berprestasi, jangan cepat merasa puas diri, hindari sikap tinggi hati dan tetaplah membumi. Kepada peserta yang belum mendapat juara, jangan pesimis, tetaplah optimis, terus gali dan asah potensi diri. Insyaallah, prestasi tinggi sudah menanti,” tutup Jumadi. (Darwin)

0 Komentar