Kegiatan ini dilaksanakan oleh salah satu staf Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mentok, Ustadz Ahmad Sholeh. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian warga binaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelatihan tersebut, warga binaan mendapatkan pemahaman secara langsung mengenai tata cara pemulasaran jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Materi diberikan secara bertahap, mulai dari tata cara memandikan jenazah, mengkafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman.
Ahmad Sholeh tidak hanya menyampaikan materi secara teori, tetapi juga memberikan penjelasan praktik agar warga binaan dapat memahami setiap tahapan dengan baik. Menurutnya, keterampilan pemulasaran jenazah merupakan salah satu kemampuan keagamaan yang penting dimiliki setiap Muslim karena berkaitan dengan kewajiban fardhu kifayah di tengah masyarakat.
“Pelatihan seperti ini sangat perlu dilakukan karena menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. Selain menambah pemahaman agama, mereka juga memiliki keterampilan yang dapat dipraktikkan dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” ungkap Ahmad Sholeh.
Ia berharap pembinaan keagamaan yang diberikan selama warga binaan menjalani masa pembinaan di Rutan Mentok tidak berhenti pada pemahaman semata, tetapi dapat membentuk sikap positif serta meningkatkan kepercayaan diri untuk kembali berperan di tengah masyarakat. Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan setelah bebas nantinya.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Bangka Barat berharap pembinaan keagamaan bagi warga binaan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh berbagai aspek kehidupan. Sinergi antara Kemenag Bangka Barat dan Rutan Mentok diharapkan mampu menghadirkan pembinaan yang tidak hanya memberikan pengetahuan agama, tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat. (Darwin)

0 Komentar